Category Archives: Artikel Lingkungan Hidup

Yogya (Tak) Lagi Jawara Kota Layak Huni

SEPERTI kita ketahui, Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Pusat baru-baru ini meluncurkan daftar kota di Indonesia yang dianggap nyaman untuk ditinggali (layak huni) atau Indonesian Most Livable City Index (MLC) 2014 oleh masyarakat. Even ini sudah berlangsung sejak tahun 2009. Dalam daftar indeks yang dikeluarkan tahun 2009, 2011 dan 2013, Kota Yogya selalu menjadi jawara. Tetapi di tahun 2014 ini, meski tetap masuk dalam kategori ternyaman, karena di atas angka rata-rata nasional yaitu 66,82, tetapi Kota Yogya tak lagi menjadi jawara Kota Layak Huni. Kota Yogya berada di peringkat 4 dan kalah oleh kota  Balikpapan, Kota Solo dan Kota Malang. Continue reading

Siasat Walikota Jakarta Timur Agar Sampah Tidak Dipandang Masalah, Tapi Sahabat

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengajak para pelaku usaha di untuk bersama-sama dengan pemerintah dan masyarakat mengatasi permasalahan sampah di Jakarta Timur.Walikota Jakarta timur, mengatakan pihaknya tidak bisa sendirian mengatasi permasalahan sampah tanpa ada dukungan masyarakat dan para pelaku usaha. Untuk itu pihaknya bersama para pelaku usaha menggelar Deklarasi Jakarta Timur Peduli Sampah, Minggu (23/3/2014) sebagai bentuk komitmen memerangi sampah.Deklarasi ditandai dengan peresmian dua Tugu Adipura, masing-masing di interchange Cawang, Jatinegara dan kupingan fly over Jalan Pemuda, Pulogadung, Minggu pagi. Hadir dalam deklarasi itu sejumlah pelaku usaha di Jakarta Timur bersama para tokoh masyarakat.

Continue reading

Bambang Berharap Tiap Desa Miliki Bank Sampah

elama ini pengelolaan sampah di Purworejo masih dalam taraf mengkhawatirkan. Kesadaran masyarakat untuk memilah dan memanfaatkan sampah masih sangat rendah. Untuk itu Kantor Lingkungan Hidup (KLH) Purworejo berupaya membentuk bank sampah di tiap desa dan kelurahan untuk mengatasi permasalahan tersebut. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala KLH Purworejo, Bambang Sugito ketika ditemui Tribun Jogja di sela acara pelatihan pengelolaan sampah di pendapa Kecamatan Purworejo, Selasa (25/3). Melalui pelatihan yang menghadirkan narasumber dari DIY ini, Kantor Lingkungan Hidup Purworejo ingin membentuk bank sampah di tiap desa dan kelurahan.

Continue reading

Pahlawan Penyelamat Lingkungan Madiun, Mbah Saekan Tutup Usia

Pahlawan penyelamat dan pelestari lingkungan di sekitar Lereng Gunung Wilis, Saekan tutup usia. Penerima berbagai penghargaan mulai dari Gubernur, Menteri hingga tingkat Presiden ini, tutup usia pada Jumat (21/3/2014) sekitar pukul 15.00 WIB.Pria penyelamat sekitar 910 hektar lahan kritis di Lereng Gunung Wilis wilayah Kabupaten Madiun ini, tutup usia saat menginjak 65 tahun. Saekan meninggalkan seorang istri, Ny Tarmi, dua orang anak yakni Hartono dan Udi Jatmiko serta dua orang cucu.”Pagi kemarin Bapak masih ke kebun. Sepulang berkebun sempat minta dipijat. Sekitar jam satu siang, setelah makan siang turun hujan itulah, sekitar 2 jam selanjutnya sudah tak bernafas,” terang Hartono anak pertama almarhum Mbah Saekan kepada Surya, Sabtu (22/3/2014). Continue reading

4 Sungai Besar di Ambon Tercemar Bakteri E-Coli Parah

Empat sungai besar yang berada di Kota Ambon saat ini tercemar limbah sampah dan bakteri E-Coli dengan tingkat yang sangat berat. Empat sungai itu yakni Sungai Waai Batu Gantung, Waai Batu Gajah, Waai Tomu dan Waai Batu Merah.  “Dari hasil perkembangan, empat sungai yang ada di Kota Ambon sudah tercemari bakteri E-Coli dan total koli semuanya jauh di atas baku mutu yang ditentukan oleh pemerintah yang diatur dalam peraturan lingkungan hidup,” jelas Kepala Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedalda) Maluku Fauzan Chatib kepada wartawan seusai mengikuti pembukaan Forum SKPD Lingkungan, Rabu (19/3/2014). Untuk meminimalisasi pencemaran sungai yang kian parah tersebut, kata Fauzan, ke depan pemerintah akan memantau pergerakan pencemaran selanjutnya akan mengambil langkah kongkrit untuk menurunkan kadar pencemaran yang ada di sungai-sungai tersebut.
Continue reading

Gallup: Separuh Orang Amerika Percaya Lingkungan Hidup Tambah Buruk

eparuh orang Amerika percaya kualitas lingkungan hidup bertambah buruk, demikian hasil jajak pendapat Gallup yang disiarkan pada Rabu (19/3). Peringkat kualitas lingkungan hidup saat ini di Amerika agak merosot pada tahun ini. Empat-puluh-empat persen sekarang menyatakan kualitasnya “sangat bagus” atau “bagus”, turun dari 48 persen tahun lalu –yang merupakan tingkat paling tinggi sepanjang waktu sejak Gallup mulai mengeluarkan pertanyaan tersebut pada 2001. Sementara itu 55 persen orang Amerika menganggap kualitas lingkungan hidup saat ini sebagai “cuma cukup” atau “buruk”, kata Gallup, sebagaimana diberitakan Xinhua –yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis pagi.
Continue reading