Category Archives: Artikel Ramah Lingkungan

Mall Airport yang Ramah Lingkungan

Akhirnya, PT Angkasa Pura I (Persero) mulai operasional terminal baru Bandara Sepinggan, Sabtu (22/3/2014). Masyarakat pengguna jasa penerbangan dapat menikmati layanan di terminal baru yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang baru. Technical Director PT AP I Persero, Polana Banguningsih Pramesti mengatakan, ” Konsep terminal baru Bandara Sepinggan ini adalah green airport. Back to nature-lah. Apalagi Kalimantan kan terkenal dengan hutannya. Kami coba memasukkan di dalam designnya, mulai dari ornamen mirip batang pohon. Selain itu, Sepinggan juga memang diproyeksikan sebagai mall airport,” katanya. Konsep ramah lingkungan ini menurut Taochid Purnomo Hadi, Pimpinan Proyek Pengembangan Bandara Internasional (PPBIS) Sepinggan juga pada prinsip penggunaan kembali sisa air buangan. “Tidak seluruh kami buang. Sebagian diolah kembali menjadi sumber u hydrant, sprinkle, dan flushing,” jelasnya. Continue reading

Perda Lingkungan Hidup Sulsel Dipuji Menteri

Lingkungan Hidup- Menteri Lingkungan Hidup, Balhtasar Kambuaya mengapresiasi Peraturan Daerah Sulsel tentang Pengelolaan dan Perlindungan Hidup. Sulsel menjadi pelopor dan hal itu akan diikuti pemerintah provinsi serta kabupaten dan kota lainnya. Sebagai bentuk apresiasi pula, menteri menghadiri rapat paripurna pengesahan peraturan daerah serta mengumpulkan Kaukus Lingkungan Hidup DPRD se-Indonesia. Menurut mantan Rektor Universitas Cenderawasih ini, Perda tentang Pengelolaan dan Pelindungan Hidup menjawab berbagai masalah ekologi di daerah. Pemprov Sulsel bersama DPRD dinilai peka dalam menjawab masalah itu dengan menyusun regulasi. “(Perda ini) yang terbaik yang kita miliki saat ini,” kata Balhtasar dalam rapat paripurna pengesahan Perda di DPRD Sulsel, Rabu (26/2/2014). Ia pun berharap, Perda Sulsel tersebut langsung diikuti 33 pemerintah provinsi lainnya di Indonesia serta 24 pemerintah kabupaten dan kota di Sulsel.

Continue reading

Deputi Kementerian Lingkungan Sindir Buruknya Pengolaan Sampah di Makassar

Deputi komunikasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kementerian lingkungan hidup RI, Ilyas Asaad‎, menyindir kota Makassar sebagai kota “Penuh sampah”. Hal tersebut dikatakan dalam seminar nasional kearifan lokal lingkungan hidup di Hotel D’Maleo, Jl Pelita Raya, Kamis (27/2/2014). Menurut Ilyas, selama berada di Makassar dalam agenda kementerian lingkungan hidup banyak perilaku masyarakat yang tidak mencerminkan perilaku menghargai lingkungan. “Ada tiga hal perilaku buruk yang cukup mendasar yang saya temui selama di Makassar, yang pertama terkait pengelolaan sampah yang buruk. Kedua jalan berlubang di mana-mana serta banyaknya poster caleg memaku pohon. Perilaku demikian tentu sangat merugikan dan memberi citra buruk,” katanya. Ilyas juga mengatakan, sejauh ini akan menggagas sejumlah peraturan baru terkait upaya menciptakan keseimbangan lingkungan. (*)

Deputi Kemen LH Dorong Pemerintah Terbitkan KLHS Terkait Smelter

Deputi komunikasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat kementerian lingkungan hidup RI, Ilyas Asaad, mendorong pemerintah daerah seluruh Indonesia untuk membuat draft acuan dalam penerbitan kajian lingkungan hidup strategis (KLHS) bagi industri smelter. Menurut Ilyas, kajian analisis dampak lingkungan (AMDAL) saja tak cukup menjadi solusi bagi pengusaha untuk menjamin keseimbangan lingkungan hidup. Kata Ilyas kebijakan hilirisasi sektor pertambangan mineral melalui pengembangan industri pengolahan dan pemurnian (smelter) memang akan membawa dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, namun jangan sampai mengenyampingkan kualitas dari struktur alam sebagai tempat berpijak.

Continue reading

Hotel Budget dan Ramah Lingkungan Berdiri di Kemang

OP! Hotel, jaringan hotel budget berkonsep ramah lingkungan kini hadir di Kemang, Jakarta Selatan. Hotel ini diresmikan pada Selasa (26/2/2014). Acara pembukaan mengusung tema Plant Today for a Greener Tomorrow. POP! Hotel Kemang merupakan hotel kedelapan yang dimiliki oleh Jakarta Setiabudi Internasional Group dan dikelola oleh Tauzia Hotel Management. Berlokasi di Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, POP! Hotel menjadi hotel berkonsep budget pertama di wilayah yang terkenal dengan banyaknya galeri seni, restoran, dan hiburan malam ini.

Continue reading