Category Archives: Pelatihan Pengelolaan Sampah Pasar Tradisional

Pelatihan Pengelolaan Sampah Pasar Tradisional Angkatan V -VII, 2014

Pelatihan Pengelolaan Sampah Pasar Tradisional- Keberadaan pasar tradisional yang identik dengan sampah tidaklah sepenuhnya benar. Berbicara pasar tradisional identik dengan sampah yang menumpuk tidaklah selalu benar. Sampah merupakan permasalahan yang terjadi hampir diseluruh pasar tradisional di Indonesia. Sebagian besar masyarakat  beranggapan bahwa sampah merupakan benda sisa atau yang sudah rusak atau yang dianggap sudah tidak terpakai. Karena itu, sampah perlu dibuang ke suatu tempat karena bisa mengganggu, apakah karena baunya, atau bisa menjadi sarang penyakit, atau mengganggu estetika permukiman. Selama ini sebagian besar pasar tradisional dalam mengelola sampah masih bertumpu pada pendekatan akhir (end of pipe), yaitu sampah dikumpulkan, diangkut, dan dibuang ke tempat pemrosesan akhir sampah (TPA). Hal ini berpotensi besar melepas gas metan (CH4) yang dapat meningkatkan emisi gas rumah kaca dan memberikan kontribusi terhadap pemanasan global. Selain itu juga diperlukan biaya yang tidak sedikit untuk mengangkut sampah tersebut ke TPA.Sampah pasar menduduki urutan kedua setelah sampah domestik. Sampah yang dihasilkan pasar tradisional didominasi sampah organik. Sampah pasar sering menggunung di TPS karena tidak terangkut setiap hari. Bau dan pemandangan tidak sedap yang ditimbulkan membuat masyarakat sekitar hidup tidak nyaman. Permasalahan sampah pasar tersebut bisa diminimalkan dengan mengolah sampah.

Continue reading